https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS)2025-12-30T02:56:49+00:00Roudlotun Nurul Lailiuut@stikesbanyuwangi.ac.idOpen Journal Systems<p> Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) publishes twice a year, in January and July. This is a peer review journal that publishes articles on the results of community service published by STIKes Banyuwangi Research and Community Service Center. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) is published online in Indonesian and English.</p>https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/651Pelatihan Microsoft Word Sebagai Sarana Peningkatan Kompetensi Digital Siswa Di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo2025-07-05T00:38:39+00:00Muhammad Nazril Irhammuhnazrilirham9@gmail.comZaehol Fatahzaeholfatah@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah berkembang di segala bidang. Oleh karena itu, Penguasaan TIK merupakan kebutuhan pokok dalam menghadapi era globalisasi, salah satunya yaitu komputer dan perangkat lunak Microsoft Word. Perangkat lunak Microsoft Word sangat penting digunakan dalam mendokumentasikan secara digital, khususnya dalam hal yang berbentuk teks. Dengan penggunaan yang semakin banyak diminati oleh berbagai macam kalangan, terutama dalam dunia kerja dan pendidikan. Berkembangnya Software Microsoft Word tiap tahunnya dapat membuat peserta didik kesulitan untuk mengikuti perkembangannya. Dalam hal pengolah kata, adanya perangkat lunak Microsoft Word dapat memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. SMK Ibrahimy 1 Sukorejo merupakan sekolah kejuruan di bawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Oleh karena itu, diadakanlah kegiatan Pengabdian Masyarakat di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo yang dibentuk dengan konsep pelatihan Microsoft Word agar dapat meningkatkan kompetensi digital dan pengetahuan tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi siswa SMK Ibrahimy 1 Sukorejo.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Microsoft Word.</p>2025-07-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Muhammad Nazril Irham, Zaehol Fatahhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/535Profil Kadar Gula Darah, Kolesterol dan Asam Urat pada Pemeriksaan Kesehatan di STIKES Banyuwangi2025-05-13T03:09:04+00:00Elita Mawarnilitaendah36@gmail.comYulifah Salistia BudiYulifah@gmail.comRibut HaryonoRibut@gmail.com<p>Penyakit yang tidak menular atau biasa disebut dengan PTM termasuk diabetes, asam urat, dan hiperkolesterol saat ini telah menjadi ancaman serius. Pemeriksaan kesehatan rutin dilengkapi dengan konsultasi kesehatan adalah salah satu upaya dini yang bisa dilakukan untuk mencegah risiko penyakit tersebut. Penyakit gula darah, kolesterol dan asam urat adalah beberapa contoh penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat sehingga menjadi alasan untuk memilih jenis penyakit tersebut untuk diperiksa. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali masalah kesehatan, mengatasi masalah kesehatan yang dihadapinya, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk pemeriksaan kesehatan secara gratis guna memudahkan masyarakat dalam menjaga kesehatan sekaligus menggambarkan profil kadar gula darah, kolesterol dan asam urat. Pengukuran langsung kepada sasaran pengabdian disertai konsultasi kesehatan berupa penjelasan hasil, tanya jawab terkait dengan penyakit merupakan metode dalam kegiatan ini. Pengabdian ini dilakukan di STIKES Banyuwangi dengan jumlah sampel 10 orang. Hasil pemeriksaan kesehatan diperoleh kadar kolesterol normal 8 orang (80%) dan kadar kolesterol tinggi sebanyak 2 orang (20%). Sedangkan dari hasil pemeriksaan asam urat didapatkan hasil kadar asam urat normal sebanyak 3 orang (30%) dan kadar asam urat tinggi sebesar 7 orang (70%). Pada pemeriksaan gula darah diperoleh hasil sebanyak 10 orang (100%) memiliki kadar gula darah normal. Berdasarkan hasil kegiatan ini, beberapa peserta memiliki kadar asam urat dan kolesterol tinggi. Tim pengabdian merekomendasikan mereka untuk memeriksakan diri ke klinik/puskesmas terdekat, meningkatkan konsumsi sayur dan buah, serta rutin melakukan aktifitas fisik.</p> <p><strong><em>Kata Kunci</em></strong><strong><em>:</em></strong> <em>kolesterol, gula darah, asam urat, pemeriksaan kesehatan</em></p>2025-07-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Elita Mawarni, Yulifah Salistia Budi, Ribut Haryonohttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/655Pendampingan Panen Tanaman Kenaf Pada Budidaya Tanaman Kenaf Di Desa Suradadi Kabupaten Tegal2025-07-11T02:22:46+00:00Sari Wiyantisaridysa0604@gmail.comNiken Wahyu Cahyaningtyasniken@gmail.comSri Murdiatimurdiati@gmail.comYuni Utamiyuni@gmail.comYuniarti Herwinarniyuniarti@gmail.comFaiz Irsyad Prasetyofaiz@gmail.comMuhammad Siddik Erdi Wicaksonosiddik@gmail.comBaihaqi Fananifanani@gmail.com<p><em>Most people in Suradadi Village have a low level of education, especially the farmers. This can be seen from the cropping pattern of agricultural land that has been passed down from generation to generation only to plant rice and corn, then the land is left abandoned after entering the dry season. The mentoring activity aims to assist in optimizing dry land utilized for kenaf plants as an alternative crop. This community service activity program is not only on planting kenaf seeds but also assisting maintenance until harvest. The method of this activity goes through several stages, namely determining the theme, literature study, briefing, implementing activities and preparing the final report. Because kenaf plants are still unfamiliar and not yet known by farmers, in the implementation of this assistance activity, after the seedling period is in the plant maintenance period by checking the suitability of the age of 100 days with the growth of kenaf plants and checking the growth of flowers and the release of kenaf plant fruit at the age of 120-150 days. Briefing activities regarding the equipment needed and harvesting procedures. The equipment needed is only machetes and sickles to cut plant stems and immediately separate the stems, leaves and fruit of kenaf plants.</em></p> <p> </p>2025-07-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Sari Wiyanti, Niken Wahyu Cahyaningtyas, Sri Murdiati, Yuni Utami, Yuniarti Herwinarni, Faiz Irsyad Prasetyo, Muhammad Siddik Erdi Wicaksono, Baihaqi Fananihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/657Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Diabetes Melitus Bagi Masyarakat Di Kelurahan Bungkutoko, Kota Kendari, Indonesia 2025-07-11T02:34:35+00:00Nurmiaty Hamzahhnurmiaty@gmail.comSartiah Yusrans.yusran@uho.ac.idHasmawatiCemmarudi84@gmail.comJamal Saripajamalsaripa40@gmail.comSyamsiah TSyamsiahtcia@gmail.comSalsabila Rosyasalsabilarosya@gmail.comChintya Mulia F Laode HibaliChintyahibali@icloud.com<p>Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem kardiovaskular, vaskular, okular, renal, dan neural dalam jangka panjang. Menurut data Riskesdas 2018, prevalensi diabetes mellitus di Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai 1,30% pada penduduk berusia 15 tahun ke atas. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan diabetes mellitus di Kelurahan Bungkutoko. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan melalui tekhnik ceramah dengan sasaran kegiatan ibu-ibu usia pra lansia dan lansia. Peserta dilakukan pengukuran tekanan darah dan test gula darah. Sebelum intervensi, peserta diberikan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka dan setelah penyuluhan, dilakukan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan responden yang diukur melalui pre-test dan post-test. Uji T Statistic menghasilkan p-value 0,000, yang menunjukkan signifikansi statistik (p < 0,05), dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 47,33 dan post-test sebesar 62,00. Temuan ini menegaskan efektivitas penyuluhan mengenai pencegahan diabetes mellitus dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Bungkutoko.</p>2025-07-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Nurmiaty Hamzah, Sartiah Yusran, Hasmawati, Jamal Saripa, Syamsiah T, Salsabila Rosya, Chintya Mulia F Laode Hibalihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/662Sosialisasi Terkait Pengetahuan Resistensi Antibiotika pada Pemuda Karang Taruna di Kelurahan Sobo, Banyuwangi2025-07-17T01:26:13+00:00Anung Kustriyanianung@stikesbanyuwangi.ac.idAbi Mas UdiantoAbi@gmail.comAzmi PrasastiAzmi@gmail.comStephanie Devi ArtemisiaStephanie@gmail.comDita Amanda DevianiDita@gmail.comTitis SriyantiTitis@gmail.comSari PrayudeniSariP@gmail.comFarhan GymnastiarFarhan@gmail.comRiyona Damarisha FridaytiwiRiyona@gmail.com<p><em>Resistensi antibiotika adalah suatu kondisi ketika bakteri kebal terhadap antibiotika yang digunakan untuk membunuh bakteri tersebut. Penyebabkan adalah penggunaan antibiotika yang tidak rasional misalnya pembelian obat antibiotika tanpa resep dokter dan penyembuhan penyakit yang diakibatkan virus dan jamur. Hal ini membuat penggunaan antibiotika menjadi tidak efektif untuk mengatasi infeksi bakteri. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi mengenai resistensi antibiotika dengan sasaran yaitu pemuda pemudi karang taruna. Metode yang digunakan adalah dengan menyampaikan materi, diskusi dan tanya jawab serta pemberian soal pre dan posttest. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat materi dapat disampaikan dengan baik kepada semua peserta. Setiap peserta yang hadir aktif mengikuti kegiatan hingga selesai dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Hasil penilaian pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai pretest dan posttest pada 20 peserta yaitu 77 menjadi 90. Diharapkan pengetahuan yang telah diperoleh dapat disebarluaskan kepada masyarakat sekitar pada setiap kegiatan yang dilakukan oleh karang taruna. Kesimpulannya adalah pengetahuan peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan dibandingkan sebelum kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan. </em></p>2025-08-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Anung Kustriyani, Abi Mas Udianto, Azmi Prasasti, Stephanie Devi Artemisia, Dita Amanda Deviani, Titis Sriyanti, Sari Prayudeni, Farhan Gymnastiar, Riyona Damarisha Fridaytiwihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/613Trauma Healing Pasca-Banjir: Penguatan Psikososial Siswa Sekolah Dasar di Desa Tambak Ukir, Situbondo2025-05-09T08:19:30+00:00Ervia Togaervia.toga84@gmail.comAchmad Efendiachmad89360@gmail.comFransiska Erna Damayantinerssiska@gmail.comDian Roshantihumas@stikesbanyuwangi.ac.id<p><em>Natural disasters, such as floods, frequently strike East Java, and particularly in Tambak Ukir Village, Situbondo, have a significant impact on the mental health of children, especially elementary school students. The trauma experienced from these disasters disrupts their psychosocial development, potentially hindering their learning processes and social interactions. This community service activity was conducted in the affected area in collaboration with the Student Disaster Preparedness Unit of Stikes Banyuwangi and Rumah Zakat Banyuwangi Volunteers, focusing on restoring the students' mental well-being. The method involved providing information and education, presented through games, to help them recover from the trauma of the disaster they experienced. The program aimed to increase the students' mental resilience, reduce trauma symptoms, and create a safer learning environment. Psychosocial support through trauma healing is crucial for recovery from traumatic experiences and building a better future. This community service project is expected to contribute to developing educational and mental health policies in disaster-prone areas. The implications of this project are significant, highlighting how structured psychosocial interventions can help children overcome disaster-related trauma. In conclusion, this trauma healing program represents a vital step in building the psychological resilience of children in post-disaster situations.</em></p>2025-08-02T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Ervia Toga, Achmad Efendi, Fransiska Erna Damayanti, Dian Roshantihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/659Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa Kelas 6 SDN Kadunenggang Desa Sukamanah Kec. Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya mengenai Bahaya Merokok2025-07-17T01:20:13+00:00Chita Widiachitawidia@universitas-bth.ac.idNizar Abdul Halimnizarabdulhalim17@gmail.comEli Kurniasihelikurniasih@universitas-bth.ac.id<p>Masa remaja merupakan fase transisi penting dari anak-anak menuju dewasa,yang mecakup rentang usia 10-18 tahun. pada usia ini cenderung sangat di pengaruhi oleh teman sebaya sehingga hal ini memainkan peranan penting dalam membentuk perilaku dan kegiatan mereka. WHO menyatakan bahwa sekitar 30% dari total perokok di dunia adalah remaja, hal ini menunjukkan bahwa remaja merupakan kelompok yang cukup besar dalam populasi perokok global. Hal tersebut menjadi latar belakang terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2025 di SDN Kadunenggang Sukamanah Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya.Tujuan kegiatan ini untuk memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman lebih dalam tentang dampak negatif merokok terhadap kesehatan, sehingga siswa bisa menghindari kebiasaan merokok sejak dini dan membentuk gaya hidup sehat. Penyuluhan pentingnya pengetahuan bahaya tentang merokok merupakan langkah preventif untuk menghindari kebiasaan merokok dan masalah kesehatan di masa depan. Tingkat pengetahuan siswa dengan kriteria baik bertambah 1 orang siswa dan 1 orang siswa berada dalam kriteria tingkat pengetahuan cukup setelah dilakukan penyuluhan . Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penggunaan alat peraga dalam penyuluhan ini menjadi daya tarik membantu sasaran untuk lebih antusias dalam mengikuti kegiatan. Pengetahuan sasaran menunjukkan peningkatan hal ini dapat terlihat dari perolehan nilai post test.</p> <h3> </h3>2025-08-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Chita Widia, Nizar Abdul Halim, Eli Kurniasihhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/625Penyuluhan Hygiene Sanitasi Dan K3 Pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Gula Jawa Dan Krupuk Di Dusun Clebung Gunung Tahun 20252025-05-28T09:13:04+00:00Fitria Indah Hikmawatifitriaindahhikmawati@gmail.comHuzzi Izzatul Azzizahhuzzizza@gmail.comNaila Mauhibatul Muhjanailamuhja21@gmail.comIbnu Aldi Pratamaaldiibnu07@gmail.comZalma Wahyu Rahmawatizalmawahyurahmawati@gmail.comPermata Setia Ayusdinipermata@gmail.comIsnaini Rizqahbimariska06@gmail.comSarjito Eko Windarsowindiarsa@gmail.com<p>Penyuluhan higiene sanitasi dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang industri makanan, seperti produksi gula jawa dan kerupuk. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik higiene sanitasi dan K3 di kalangan pelaku UMKM di Dusun Clebung Gunung. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain edukasi melalui penyuluhan, pelatihan penggunaan alat pelindung diri (APD), dan pemberian leaflet sebagai media informasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan, praktik higiene sanitasi masih rendah, seperti penggunaan alat produksi yang kurang higienis, kurangnya penggunaan APD, dan minimnya pemahaman tentang bahaya K3. Setelah dilakukan intervensi, terjadi peningkatan kesadaran dan penerapan higiene sanitasi dan K3 yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan keselamatan pekerja. Penerapan higiene sanitasi dan K3 yang baik berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar UMKM di bidang pangan.</p> <p><em>Kata Kunci: Higiene Sanitasi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), UMKM</em></p>2025-08-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Fitria Indah Hikmawati, Huzzi Izzatul Azzizah, Naila Mauhibatul Muhja, Ibnu Aldi Pratama, Zalma Wahyu Rahmawati, Permata Setia Ayusdini, Isnaini Rizqah, Sarjito Eko Windarsohttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/664Peningkatan Literasi Teknologi Siswa DKV Melalui Pelatihan Instalasi Windows 10 Berbasis VirtualBox di SMK Ibrahimy 1 Sukorejo 2025-07-20T07:39:01+00:00Sukiman Eki Putraekiputrasukiman@gmail.comDzakwan Rohmatul Hanifalhanf36@gmail.comZaehol Fatahzaeholfatah@gmail.com<h3>Banyak dari siswa SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, terutama siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), sudah terbiasa menggunakan komputer atau laptop saat belajar. Banyak dari mereka, bagaimanapun, tidak memiliki pengetahuan dasar tentang perawatan komputer, atau bagaimana menangani masalah ringan seperti virus, kesalahan sistem operasi, atau kesalahan penggunaan. Namun, keterampilan ini sangat penting agar mereka dapat menangani masalah secara mandiri. Akibatnya, sebagai mahasiswa, kami ingin memberikan pengetahuan dan keterampilan kami kepada siswa SMK Ibrahimy 1 Sukorejo, terutama tentang cara menginstal sistem operasi Windows secara mandiri. Pengabdian ini dilakukan melalui penyediaan materi langsung dan instruksi tentang cara menginstal Windows 10 menggunakan aplikasi VirtualBox. Kami mengadakan praktik dan sesi diskusi untuk siswa bertanya dan memahami materi dengan lebih baik.Kami memberikan pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan materi yang disampaikan untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa beberapa siswa mampu memahami dan mempraktikkan prosedur instalasi Windows 10. Dengan kegiatan ini, kami berharap siswa SMK Ibrahimy 1 Sukorejo dapat memahami keterampilan dasar dalam memperbaiki dan merawat computer/laptop mereka sendiri, mulai dari instalasi sistem operasi, pemasangan software pendukung, dan penyelesaian masalah ringan.</h3> <h3>Kata Kunci: Instalasi Windows, VirtualBox, Perawatan Komputer, Desain Komunikasi Visual, Pengabdian Masyarakat</h3>2025-08-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Sukiman Eki Putra, Dzakwan Rohmatul Hanif, Zaehol Fatahhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/683Edukasi P3K Pada Kasus Tersedak Pada Wali Murid Di Pos Paud Tunas Jati Desa Kedungjati Kecamatan Sempor 2025-08-11T03:32:04+00:00Eni Indrayanieni.indrayani29@gmail.comEka Novyriana1stnovyriana@gmail.comJuni Sofianajunotvanilla@gmail.comKhulasohKhulasoh2018@gmail.com.id<p><em>Tunas Jati Paud Pos, Kedungjati Village, Sempor District, is one of the Pauds in a mountainous area far from the district town center.</em><em>This community service activity was carried out to improve the understanding and skills of parents at Tunas Jati Early Childhood Education Post in managing choking.This activity began with initial socialization and discussions with partners and preparation of infrastructure. The material is provided through socialization or counseling methods and choking demonstrations.Monitoring and evaluation of activities is seen from three indicators including input, process and output indicators.In terms of input, this activity was successful as planned and was attended by 30 participants who were parents of Pos Paud Tunas Jati students.Judging from the process indicators, participants appeared enthusiastic about participating in all activities from start to finish.This activity also succeeded in fulfilling the output indicators with the majority of activity participants (>90%) successfully answering all post-test questions correctly.It is hoped that all participants will be able to apply the knowledge and skills gained through the activity and independently disseminate the material to other residents.</em></p>2025-08-18T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Eni Indrayani, Eka Novyriana, Juni Sofiana, Khulasohhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/647Integritas Pendidikan Agama Islam dan Ekonomi Syariah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rusun Jatinegara Kaum2025-06-25T08:16:43+00:00Rizal Lupianarizallupiana123@gmail.comAgung Putra Pujiantoagung@gmail.comAmanda Oktaviaamanda@gmail.comGina Marisagina@gmail.comRivaldirivaldi@gmail.comKhalifatul Jaddatainkhalifatul@gmail.comLinda Amanahlinda@gmail.comRizka Khairranirizka@gmail.comSiti Sunawatisunawati@gmail.comVivin Melizavivin@gmail.com<p>Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Permasalahan yang dihadapi di Rusun Jatinegara Kaum antara lain rendahnya partisipasi anak-anak dalam pendidikan agama, tidak aktifnya taman baca, minimnya keterlibatan remaja dalam kegiatan sosial, serta kurangnya pelatihan ekonomi untuk ibu-ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan KKN dengan pendekatan partisipatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan agama Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara informal selama kegiatan berlangsung. Kegiatan utama meliputi revitalisasi taman baca, penguatan TPQ, pelatihan keterampilan, seminar UMKM, serta kegiatan keagamaan dan olahraga bagi anak-anak dan remaja. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, serta terciptanya hubungan sosial yang lebih erat antarblok. Kegiatan ini juga membentuk karakter mahasiswa dalam hal kepedulian sosial, komunikasi, dan kolaborasi. Program KKN terbukti menjadi sarana efektif dalam menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan permukiman vertikal dan dapat dijadikan model pengabdian berkelanjutan berbasis nilai-nilai keislaman.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Kuliah Kerja Nyata, pemberdayaan masyarakat, pendidikan agama Islam, partisipasi warga</p>2025-09-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Rizal Lupiana, Agung Putra Pujianto, Amanda Oktavia, Gina Marisa, Rivaldi, Khalifatul Jaddatain, Linda Amanah, Rizka Khairrani, Siti Sunawati, Vivin Melizahttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/700Sosialisasi Tips dan Trik Membuat Pembelajaran Matematika yang Dianggap Membosankan Menjadi Lebih Inovatif di MIS Darul Mustofa, Jember2025-10-15T07:46:28+00:00Muhlisatul Mahmudahmaxlisa742@gmail.comTri Novita Irawatinovita@gmail.comMely Agustin Reni PitasariAgustin@gmail.comDwi Septy Arifannahsepty@gmail.comLinda Sri Wahyuniwahyuni@gmail.comNajhan Khoirunnisanajhan@gmail.com<p>Mathematics is often considered a difficult subject, full of formulas, and boring. This stigma affects students' motivation and engagement in the learning process. This community service activity aims to educate teachers and students about various innovative strategies that can be used to make mathematics learning more enjoyable through the use of interactive digital media. The implementation methods include interactive lectures, hands-on practice with applications (Kahoot, Quizizz, Mentimeter, Spin Wheel, and Gimkit), and reflection sessions. The results of the activities show positive changes: teachers gain new perspectives for creative teaching, while students show enthusiasm, courage to participate, and a reduced fear of mathematics. Thus, it can be concluded that the application of digital innovations in mathematics learning not only enhances learning motivation but also creates a more vibrant classroom atmosphere, interactive and meaningful.</p>2025-11-21T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Muhlisatul Mahmudah, Tri Novita Irawati, Mely Agustin Reni Pitasari, Dwi Septy Arifannah, Linda Sri Wahyuni, Najhan Khoirunnisahttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/575Membangun Jiwa PEKA (Produktif, Edukatif, Kooperatif, Adaptif) melalui Program KKN di Rusun PIK Pulogadung2025-01-30T06:20:06+00:00Amana Rohmaamanarohma17@gmail.comNirmalanirmala2655@gmail.comMohammad Alwialawimuhamad@gmail.comAde Fajarade.fajar@gmail.comDzakwandzakwan1969@gmail.comDiana Fauziyah213106700027@mhs.uic.ac.idAchmad Rizky Putra213106700031@mhs.uic.ac.idInsan Kamil213105700003@mhs.uic.ac.idZahra Qotrun Nada213106100004@mhs.uic.ac.idFauzan Verdianto213106700008@mhs.uic.ac.idKeissha Valda Tursida213106700003@mhs.uic.ac.idAllifya Nurrizqiana213106700035@mhs.uic.ac.idMuhamad Akbar Dimassyah233106707002@mhs.uic.ac.id<p><em>Devotion to the community through a real work lecture (KKN) is one form of student contribution to overcoming the problems in the community. This study aims to examine the role of KKN in building sensitive souls (productive, educative, cooperative, adaptive) in Pik Pub Pub Rusun. The method used in this study is observation. KKN students participated in socialization activities, training of artwork, BTQ, healthy gymnastics, numerated literacy, seminars on early marriage and Islamic banking, futsal tournament, fun game (traditional game), Islamic competition (Azan, MHQ, Islamic puzzle, and coloring calligraphy), and badminton. The results showed that through KKN, KKN students can take advantage of the potential received during college by applying it in the community, so that it can ducto in and help resolve the problems that exist in the community, through students to get speech and participation from the very good community of programs implemented, and through KKN community can increase productive, educative, cooperative, and adaptive.</em></p>2025-11-21T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Amana Rohma, Nirmala, Mohammad Alwi, Ade Fajar, Dzakwan, Diana Fauziyah, Achmad Rizky Putra, Insan Kamil, Zahra Qotrun Nada, Fauzan Verdianto, Keissha Valda Tursida, Allifya Nurrizqiana, Muhamad Akbar Dimassyahhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/707Efektivitas Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) melalui Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 36 Kendari 2025-11-18T02:00:46+00:00Paridahparidahwajo@gmail.comHelsa Yuliahelsayulia1@gmail.comMeizimeiziw25@gmail.comSri Rezkirirezki024@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Perilaku <em>Cuci Tangan Pakai Sabun</em> (CTPS) merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penularan berbagai penyakit menular, terutama pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya mencuci tangan dengan benar mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 36 Kendari mengenai pentingnya perilaku CTPS melalui edukasi menggunakan media leaflet dan metode ceramah interaktif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukasi partisipatif melibatkan 24 siswa kelas V SDN 36 Kendari. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil analisis menggunakan uji <em>t</em> berpasangan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 59,73 menjadi 80,56 dengan nilai <em>p-value</em> = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang CTPS. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan antusiasme dan kebiasaan mencuci tangan secara benar di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.</p> <p> </p>2025-12-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Paridah, Helsa Yulia, Meizi, Sri Rezkihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/718Penguatan Identitas Produk Lokal: Asistensi Pembuatan Label UMKM “Berkah Bersama” di Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu2025-11-21T06:54:52+00:00Nila Kencananilakencana1974@gmail.comElva Utamielva@gmail.comYunevayuneva@gmail.comFevi Wira Citrafevi@gmail.comEllya Revolinaellya@gmail.comZumkasrizumkasri@gmail.comSeftya Dwi Sintasinta@gmail.comEka Nurdianty Anwarekan@gmail.com<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Identitas produk merupakan elemen penting dalam meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pasar yang semakin kompetitif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat identitas produk lokal melalui asistensi pembuatan label bagi UMKM-KUEP “Berkah Bersama” di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan desain label, serta pendampingan dalam implementasi label pada produk. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa UMKM peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang pentingnya label sebagai strategi branding dan pemasaran. Selain itu, penggunaan label yang profesional meningkatkan daya tarik produk dan memperluas jangkauan pemasaran. Dengan adanya asistensi ini, diharapkan UMKM-KUEP "Berkah Bersama" mampu meningkatkan daya saingnya di pasar lokal maupun nasional.</p> <p> </p> <p> </p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>Product identity is a crucial element in enhancing the competitiveness of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in an increasingly competitive market. This Community Service (PKM) activity aims to strengthen local product identity through label creation assistance for the "Berkah Bersama" MSME-KUEP in Surabaya Village, Sungai Serut District. The methods used included outreach, label design training, and assistance in implementing labels on products. The results of this activity indicate that participating MSMEs experienced an increased understanding of the importance of labels as a branding and marketing strategy. Furthermore, the use of professional labels increases product appeal and expands marketing reach. With this assistance, it is hoped that the "Berkah Bersama" MSME-KUEP will be able to increase its competitiveness in both local and national markets.</em></p> <p> </p>2025-08-12T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Nila Kencana, Elva Utami, Yuneva, Fevi Wira Citra, Ellya Revolina, Zumkasri, Seftya Dwi Sinta, Eka Nurdianty Anwarhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/714Penyuluhan Tentang Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala Untuk Menjaga Kesehatan Jangka Panjang Di GSG Perwata Bengkong Indah2025-11-21T06:59:23+00:00Yulia Netrinertyamaniezzz@gmail.comReni Yusmannertyamaniezzz@gmail.comTika Kencananertyamaniezzz@gmail.comLira Dian Nofitanertyamaniezzz@gmail.com<p>Pemeriksaan kesehatan berkala penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang karena memungkinkan deteksi dini penyakit, pencegahan, dan pengelolaan kondisi kronis, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan harapan hidup. Pemeriksaan ini penting dilakukan oleh semua orang, terutama yang berusia di atas 30 tahun, memiliki riwayat penyakit keluarga, gaya hidup tidak sehat, atau memiliki kondisi seperti kolesterol tinggi atau diabetes, dan harus disesuaikan dengan usia, kondisi, riwayat keluarga, serta gaya hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2025, bertempat di GSG PERWATA Bengkong Indah. Kegiatan ini melibatkan 41 peserta terdiri dari mulai dewasa sampai lansia, kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, kegiatan ini dilakukkan dengan metode ceramah, disukusi dan tanya jawab dan melakukan pemeriksaan kesehatan di mulai menimbang berat badan, mengukur tekanan darah, melakukan pemeriksaan gula darah dan asam urat. Kegiatan penyuluhan ini penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan peserta agar dapat mendetekdi dini penyakit.</p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Yulia Netri, Reni Yusman, Tika Kencana, Lira Dian Nofitahttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/726Optimalisasi Penyusunan LKPD Berbasis ReCLif MGMP IPA Kabupaten Mempawah2025-12-09T01:30:20+00:00Handi Darmawanhandidarmawan@upgripnk.ac.idEka Trisianawatiekatrisianawati@upgripnk.ac.idMustika Sarimustikasari@upgripnk.ac.idNawawinawawi@ikippgriptk.ac.idHerditiya HerditiyaHerditiya@upgripnk.ac.idTesa Manisatesamanisa68@upgripnk.ac.idNovi Nurmayantinovinurmayanti25@upgripnk.ac.idNinda Permasarinindapermasari98@upgripnk.ac.id<p>Guru IPA di Kabupaten Mempawah menghadapi kendala dalam merancang LKPD yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21 dan relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada optimalisasi penyusunan LKPD berbasis model pembelajaran ReCLif bagi 15 guru IPA melalui pelatihan lima hari. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, praktik terarah, penugasan penyusunan LKPD, serta sesi klinik berbasis umpan balik sejawat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru, ditunjukkan oleh 60% peserta yang mampu menyusun kerangka LKPD secara mandiri pada tahap awal dan meningkat menjadi 73,3% guru yang menghasilkan draft LKPD layak setelah proses revisi. Uji coba awal LKPD di tiga sekolah mitra memperlihatkan respons positif siswa, peningkatan partisipasi bertanya, dan kemampuan mengaitkan konsep IPA dengan fenomena nyata. Selain itu, 86,7% guru menyatakan sangat puas terhadap praktik penyusunan LKPD dan 80% merasa terbantu oleh pendampingan fasilitator. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain LKPD berbasis ReCLif sekaligus memperkuat komunitas profesional MGMP. Namun, pendampingan lanjutan dan replikasi praktik masih diperlukan untuk memperluas dampak pembelajaran di daerah.</p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Handi Darmawan, Eka Trisianawati, Mustika Sari, Nawawi, Herditiya Herditiya, Tesa Manisa, Novi Nurmayanti, Ninda Permasarihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/736Pemberdayaan Orang Tua Pasien melalui Edukasi Gizi dan Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Poliklinik Anak RSUD Kota Kendari2025-12-12T11:41:37+00:00Hilda Harunhilda@gmail.comParidahparidahwajo@gmail.comFifi Nirmalafifinir12@gmail.comJusniar Rusli Afajuniarra@gmail.comRastika Dwiyanti Liaranrastikadwi76@gmail.com<p><em>Stunting remains a major public health concern in Indonesia, as it can severely affect children’s physical growth and cognitive development over the long term. Preventive efforts at the household level require improvements in parents’ knowledge and behaviors through targeted health education. This community service program aims to strengthen the role of parents of young children through nutrition and health education as a strategy to prevent stunting at the Pediatric Polyclinic of Kendari City General Hospital. The program was implemented through individual health counseling using an Interpersonal Communication (IPC) approach, supported by educational leaflets as complementary media. The primary targets of this activity were parents or primary caregivers of toddlers visiting the clinic.The activity demonstrated positive responses with active participant engagement, strong support from healthcare workers, and high levels of enthusiasm for the information delivered. This indicates a considerable need for practical knowledge on appropriate nutrition and child care within families. Among the 20 participants, 15 attended the full counseling session and reported that the materials provided were beneficial for application at home. These findings emphasize that health education integrated into healthcare services can serve as an effective strategy to improve family nutrition literacy and accelerate stunting reduction efforts. Continuous educational activities are required to ensure that behavioral changes are sustained and optimized as part of stunting prevention initiatives in Kendari City</em></p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Hilda Harun, Paridah, Fifi Nirmala, Jusniar Rusli Afa, Rastika Dwiyanti Liaranhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/725PKM Penguatan Layanan Digital Kebun Binatang Surabaya melalui Implementasi Aplikasi Peta Interaktif dan Analisis Sentimen Pengunjung2025-12-05T01:56:34+00:00Alven Ritongaalvensafik@uwp.ac.idIsnaini MuhandhisIsnaini@uwp.ac.idSuryo Atmojosuryoatmojo@uwp.ac.idSuzana Dewisuzanadewi@uwp.ac.idEka Alifia Kusnantiekaalifia@uwp.ac.id<p><em>Kebun Binatang Surabaya (KBS) menghadapi tantangan dalam penyediaan informasi satwa, navigasi area yang luas, serta pemanfaatan umpan balik pengunjung untuk perbaikan layanan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penguatan layanan digital KBS melalui implementasi tiga inovasi berbasis hasil tugas akhir mahasiswa, yaitu aplikasi peta interaktif berbasis mobile, sistem informasi data satwa dan rekam medis, serta sistem analisis sentimen ulasan pengunjung di media sosial. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan studi pendahuluan, adaptasi dan implementasi sistem, pelatihan serta pendampingan staf, dan evaluasi. Uji penerimaan pengguna terhadap aplikasi peta melibatkan 20 pengunjung dengan tingkat penerimaan 94,5%. Sistem analisis sentimen mencapai akurasi 84% (Random Forest) dan 80% (Support Vector Machine) serta menonjolkan topik ulasan dominan terkait kebersihan, harga, dan kenyamanan. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa integrasi hasil penelitian mahasiswa dalam pengabdian dosen mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan digital di KBS.</em></p>2025-12-20T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Alven Ritonga, Isnaini Muhandhis, Suryo Atmojo, Suzana Dewi, Eka Alifia Kusnantihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/734Peningkatan Literasi Digital Siswa SMP melalui Pelatihan Microsoft Word Studi Kasus: SMPN Alok2025-12-10T01:56:26+00:00Defitroh Chen Sami'undefitrohsamiun@gmail.comDiego Oktovianusdiegooktomoferz@gmail.comEdwinda MoiEwinmoi2@gmail.comChristina Ludvina Kotenchristinaludvina12@gmail.comElisabeth IcaChalysha45@gmail.com<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Siswa kami melaksanakan program pelatihan </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Microsoft Word</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> untuk membantu meningkatkan literasi digital siswa di SMP Negeri Alok. Sekolah ini masih bergulat dengan keterbatasan fasilitas TIK, ditambah lagi minimnya pemahaman siswa tentang cara mengolah dokumen dengan baik. Sebelum pelatihan dimulai, sebagian besar peserta yaitu 31 siswa kelas VIII, belum familiar dengan fitur-fitur dasar yang penting, seperti membuat halaman sampul, daftar isi otomatis, atau menyusun daftar pustaka. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat, dirancang sebagai pelatihan intensif selama dua hari. Metodenya meliputi refleksi, praktik langsung, dan pendampingan personal. Rangkaian kegiatannya cukup lengkap, dimulai dari persiapan, observasi awal, penyampaian materi, praktik mandiri, hingga ditutup dengan evaluasi berupa kuesioner. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan siswa menyusun dokumen akademik secara lengkap dan sesuai kaidah. Bahkan, 92% peserta menyatakan pelatihan ini benar-benar bermanfaat dan memberikan dampak positif pada keterampilan mereka. Program ini membuktikan bahwa pelatihan sederhana, jaminan terarah, mampu memperkuat literasi digital. Hal ini sekaligus mengoptimalkan peran siswa dalam memberdayakan komunitas pendidikan setempat.</span></span></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Kata Kunci</span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> : literasi digital, </span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Microsoft Word</span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> , pelatihan, pengabdian masyarakat,siswa SMP</span></span></p>2025-12-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 Defitroh Chen Sami'un, Diego Oktovianus, Edwinda Moi, Christina Ludvina Koten, Elisabeth Icahttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/715Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Transformasi Sampah Plastik: Studi Kasus Pengembangan Usaha Kerajinan di Huntap Tondo, Palu2025-11-18T01:36:08+00:00Arifinarifin@gmail.comAstri Rahayuastri@gmail.comSukiman Nurdinsukiman@gmail.comHendra Setiawanhendra@gmail.comAgus Dwidjakaagus@gmail.comIda Sri Oktavianaidasri@gmail.comIffah Fadliahiffah@gmail.comFiisyatin Rodiahfiisyatinrodiah@untad.ac.id<h3>Permasalahan sampah plastik di Huntap Tondo 1, Kota Palu, menjadi tantangan lingkungan yang perlu penanganan serius, terutama bagi masyarakat terdampak bencana yang juga mengalami kesulitan ekonomi. Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan kemampuan ibu-ibu rumah tangga dalam mengubah limbah plastik menjadi produk bernilai ekonomis melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan awal, pelatihan teknis pembuatan kerajinan, pendampingan produksi, serta penguatan kelompok usaha. Hasil menunjukkan peserta berhasil memperoleh kemampuan baru dalam pengolahan limbah plastik, membentuk kelompok usaha produktif, dan menghasilkan produk dengan nilai jual. Program ini tidak hanya meningkatkan potensi pendapatan keluarga, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kohesi sosial. Model pemberdayaan ini membuktikan bahwa integrasi pengelolaan lingkungan dengan pengembangan ekonomi dapat menjadi strategi berkelanjutan bagi komunitas pasca bencana.</h3> <h3><em>Kata Kunci</em><em>:</em> <em>Ekonomi berkelanjutan, Hunian tetap, Kerajinan, Limbah plastik, Pemberdayaan perempuan </em></h3>2026-01-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Arifin, Astri Rahayu, Sukiman Nurdin, Hendra Setiawan, Agus Dwidjaka, Ida Sri Oktaviana, Iffah Fadliah, Fiisyatin Rodiahhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/753Sosialisasi Peran Orang Tua di Era Digital Pada Tk 20 Junior Kota Jambi 2025-12-26T04:57:30+00:00Juwitajuwitaatjah@gmail.comSiska Sartikasiskasartika@gmail.comGrace Lestari Sitangganggracesl@gmail.comTeti Tampubolonteti24@gmail.comSinta Wulandarisintawulan11@gmail.comDiva Grasiella Halohodiva77@gmail.comWinda Sherly Utamiwinda98@gmail.comIndryaniIndryani09@gmail.com<p><em>The increasing use of digital technology among early childhood without adequate parental guidance has become a major issue faced by the community partner, namely parents of students at TK 20 Junior Kota Jambi. Limited parental digital literacy may lead to negative impacts on children’s social, emotional, and cognitive development. This Community Empowerment Learning (PPM) activity aimed to improve parents’ digital literacy as an effort to strengthen digital parenting practices for early childhood. The proposed solution was implemented through an interactive digital literacy socialization program using lectures, sharing sessions, and question-and-answer activities conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results showed an improvement in parents’ understanding of the risks of unassisted gadget use, digital supervision strategies, and the importance of regulating screen time and selecting age-appropriate content. In addition to increased knowledge, the activity encouraged positive changes in parents’ attitudes and commitment to applying more structured digital parenting practices. The implications indicate that digital literacy socialization is an effective preventive approach to reducing the digital gap between parents and children and strengthening collaboration between schools and families.</em></p>2026-01-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Juwita, Siska Sartika, Grace Lestari Sitanggang, Teti Tampubolon, Sinta Wulandari, Diva Grasiella Haloho, Winda Sherly Utami, Indryanihttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/758Speak with Confidence: A Journey to Effective Communication2025-12-30T02:56:49+00:00Purwanti Tamandosen00771@unpam.ac.id<p><em>Rooted in the growing urgency to align vocational education with real-world demands, this study investigates a targeted communication training program aimed at enhancing public speaking confidence among Indonesian vocational high school students. Many students face persistent struggles in formal speaking situations. not due to lack of knowledge, but because of low self-perceived communication competence and anxiety. To address this, the communication training program was conducted as a community service initiative by Universitas Pamulang at SMKS Kusuma Bangsa. Employing a qualitative-descriptive method informed by Creswell (2014) framework, the program integrated experiential learning strategies such as mock interviews, motivational media, and communicative games. Observational data, self-reflections, and teacher evaluations revealed marked improvements in students’ articulation, composure and use of formal language. The program not only reduced speaking anxiety but also cultivated social and emotional readiness for professional communication. These findings highlight the value of immersive, learner-centered communication training in preparing vocational students for the linguistic and interpersonal demands of the modern workplace.</em></p>2026-01-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Purwanti Tamanhttps://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/747Sosialisasi Pembentukan Ruang Aman Dan Bahagia Bagi Anak Di Tk Negeri Pembina 4 Kota Jambi2025-12-26T05:14:12+00:00Anitaanitaaaaaaa000@gmail.comAmara Zikriani amarazikriani04@gmail.comFilda Ulandarifildaulandari58@gmail.comNur Kholisahkholisah0734@gmail.comLatifa Azzahralatifatifaa323@gmail.comRiri Tanasya Putriririjambi4@gmail.comIndryaniindryani@unja.ac.idWinda Sherly Utamiwindasherly@unja.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendidikan anak usia dini memerlukan dukungan lingkungan keluarga yang aman dan bahagia agar perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak berlangsung optimal. Namun, masih banyak orang tua yang memaknai ruang aman sebatas aspek fisik dan belum memahami pentingnya keamanan emosional serta komunikasi empatik dalam pengasuhan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas orang tua serta pendidik dalam menciptakan ruang aman dan bahagia bagi anak melalui pengasuhan positif dan komunikasi lembut. Metode pelaksanaannya meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta refleksi bersama orang tua di TK Negeri Pembina 4 Kota Jambi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai konsep keamanan emosional, pengasuhan responsif, dan pentingnya regulasi emosi dalam mendampingi anak. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi parenting berbasis kebutuhan nyata keluarga berpotensi memberikan dampak berkelanjutan terhadap kualitas pengasuhan, kesejahteraan anak, dan perkembangan anak usia dini.</span></span></span></span></span></span></p>2026-01-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Anita, Amara Zikriani , Filda Ulandari, Nur Kholisah, Latifa Azzahra, Riri Tanasya Putri, Indryani, Winda Sherly Utami