Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS)
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas
<p> Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) publishes twice a year, in January and July. This is a peer review journal that publishes articles on the results of community service published by STIKes Banyuwangi Research and Community Service Center. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) is published online in Indonesian and English.</p>Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangien-USJurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS)2986-1241Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Reproduksi, HIV dan AIDS, Dan Pencegahan Bullying Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Di SMAN 1 Kendari
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/775
<p><strong><em>Background:</em></strong><em> Lack of knowledge about health, the influence of family and peer environments, and lack of access to comprehensive education about sexual and reproductive health make adolescents highly vulnerable to reproductive health problems. Risky sexual behavior, teenage pregnancy, sexually transmitted infections, HIV/AIDS, and psychosocial problems such as abuse are driven by these conditions. Given the large number of adolescents in Indonesia and their role in determining the quality of the future demographic bonus, organized school-based reproductive health education interventions are necessary. As a result, the reproductive health education program at SMAN 1 Kendari is very important to prevent, instill positive beliefs, and encourage adolescents to become healthy and responsible individuals. </em><strong><em>Objective:</em></strong><em> To assess the increase in knowledge and attitudes of ninth-grade students at SMAN 1 Kendari toward reproductive health, HIV and AIDS, and the prevention of bullying and human trafficking. </em><strong><em>Methods</em></strong><em>: This study was a community service activity with a one-group pretest–posttest design. The research subjects were 34 students in class XI A at SMAN 1 Kendari. The intervention was carried out through interactive lectures, discussions, and audiovisual media. Data analysis was performed using the Wilcoxon test for attitude data and the Sign Test for knowledge data. </em><strong><em>Results:</em></strong><em> There was a significant increase in students' attitudes towards reproductive health and the prevention of risky behavior (p < 0.001). Knowledge about types of bullying increased significantly (p = 0.016). Knowledge about HIV and AIDS was generally good since the pretest, with an increase in certain misconceptions.</em></p>Sartiah YusranRizkia MilidaSiti Aisyah KarimunaSarah Soraya SiradjudinSiti Syaqinah Rahmatiah MZWa ZulAkhmad Saleh
Copyright (c) 2026 Sartiah Yusran, Rizkia Milida, Siti Aisyah Karimuna, Sarah Soraya Siradjudin, Siti Syaqinah Rahmatiah MZ, Wa Zul, Akhmad Saleh
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-302026-01-304211510.54832/judimas.v4i2.775Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Anak Usia Dini di Kelurahan Benua Nirae, Kota Kendari
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/768
<p>Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan perilaku hidup bersih dan sehat yang efektif dalam mencegah penularan penyakit infeksi, khususnya pada anak usia dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak usia dini dalam melakukan CTPS dengan benar. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Benua Nirae, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dengan sasaran anak usia dini sebanyak delapan orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah sederhana, demonstrasi, dan praktik langsung enam langkah CTPS sesuai standar World Health Organization (WHO). Evaluasi dilakukan melalui observasi kemampuan praktik CTPS sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam mempraktikkan CTPS secara benar dan berurutan. Edukasi CTPS terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.</p> <p> </p>Irma YunawatiRatu Lintang ArmitaNur Isda Faradila IdrusGebi PareraYada Safitri Ahmad
Copyright (c) 2026 Irma Yunawati, Ratu Lintang Armita, Nur Isda Faradila Idrus, Gebi Parera, Yada Safitri Ahmad
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-302026-01-3042162510.54832/judimas.v4i2.768Optimalisasi Pemanfaatan Garam Beryodium melalui Edukasi Visual sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Mata Lamokula
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/777
<p>Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Desa Mata Lamokula, Kecamatan Moramo Utara, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pola makan, termasuk konsumsi garam. Hasil analisis prioritas masalah menggunakan metode USG menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pola makan merupakan akar masalah tertinggi terkait hipertensi. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah penggunaan dan pemanfaatan garam beryodium yang belum sesuai, baik dari sisi cara penggunaan maupun pemahaman manfaatnya. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan garam beryodium melalui edukasi visual berupa pemasangan poster di Balai Desa Mata Lamokula. Metode yang digunakan adalah promosi kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan pemberdayaan dan media visual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media poster menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterpaparan informasi tentang manfaat, cara penggunaan, serta risiko kelebihan dan kekurangan yodium. Kegiatan ini mendukung upaya pencegahan hipertensi berbasis perubahan perilaku dan lingkungan informasi kesehatan.</p>Rastika Dwiyanti LiaranAgnes Mersatika HartoyoJusniar Rusliafa
Copyright (c) 2026 Rastika Dwiyanti Liaran, Agnes Mersatika Hartoyo, Jusniar Rusliafa
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-302026-01-3042263610.54832/judimas.v4i2.777Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Aplikasi Flipbook di Kota Pontianak
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/766
<p>Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PkM) ini berjudul “Peningkatan Kompetensi Guru Jenjang SD/SMP/SMA Melalui Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Aplikasi Flipbook di Kota Pontianak.” Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pontianak dalam menyusun bahan ajar digital interaktif menggunakan <em>Flipbook</em>. Pelatihan ini sangat relevan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan teknologi pembelajaran terkini, memungkinkan mereka menciptakan materi yang lebih interaktif dan menarik bagi peserta didik di berbagai jenjang. Metode pelaksanaan PkM adalah pelatihan luring (<em>hands-on</em>) yang intensif dan terbagi dalam tiga tahapan: perencanaan kurikulum dan koordinasi dengan PGRI Kota Pontianak; tahap inti di mana pelatihan pembuatan bahan ajar digital berbasis aplikasi <em>Flipbook</em> diberikan; dan evaluasi serta monitoring dampak kegiatan. Program ini menargetkan efek domino positif melalui penyebaran pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh guru kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing, sehingga terjadi peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan di Kota Pontianak. Simpulan kegiatan menunjukkan keberhasilan dalam mencapai tujuan utama, yaitu peningkatan signifikan pada kompetensi dan keterampilan praktis guru. Solusi pelatihan <em>Flipbook</em> terbukti tepat sasaran dan sangat relevan, didukung oleh antusiasme serta kehadiran penuh peserta. Luaran PkM mencakup publikasi artikel ilmiah di seminar nasional, artikel di koran <em>online</em>, video dokumentasi YouTube ber-Hak Cipta, dan peningkatan keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran digital berkelanjutan</p>NorsidiNovita SarianiAgus SuwarnoYoga Prasetya Adi NugrahaElsa Titi UmaJustamiManuel Daryono
Copyright (c) 2026 Norsidi, Novita Sariani, Agus Suwarno, Yoga Prasetya Adi Nugraha, Elsa Titi Uma, Justami, Manuel Daryono
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-302026-01-3042375110.54832/judimas.v4i2.766Sosialisasi dan Edukasi Pernikahan Dini di SMPN 1 Semboro Jember
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/790
<p><em>Early marriage remains a persistent social issue in Indonesia, particularly in rural areas. Data from the Central Statistics Agency (BPS) in 2023 indicate that the prevalence of child marriage reached 9.02%, meaning approximately 1 in 11 girls were married before the age of 18. This condition has multidimensional consequences, including increased risks to maternal and child health, psychological distress, decreased school participation, and violations of children’s rights. To address this problem, an educational activity on the prevention of early marriage was carried out at SMP Negeri 1 Semboro. The method applied was a participatory approach involving outreach, interactive material delivery, group discussions, reflection, and motivational sessions. The material covered the definition and legal framework of early marriage, its impacts on physical, mental, social, educational, and legal aspects, as well as strategies to prevent it through delaying marriage and prioritizing education. The results showed that eighth and ninth grade students participated enthusiastically, demonstrated improved understanding of the risks of early marriage, and were able to design medium-term life plans before marriage. Constraints such as limited time and students’ reluctance to express opinions were successfully overcome through interactive methods. This activity contributed to raising adolescents’ awareness and strengthening early marriage prevention efforts</em></p>Deviana Putri Ari Sandy
Copyright (c) 2026 Deviana Putri Ari Sandy
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-242026-02-2442526110.54832/judimas.v4i2.790Sosialisasi Pemanfaatan Kekayaan Alam Lahan Basah Melalui Warisan Ekologi di SMP Negeri 4 Tamban
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/505
<p>Urbanisasi masyarakat dari kota ke desa tidak kalah dengan masyarakat desa ke kota. Sempitnya lahan yang tersedia membuat beberapa dari mereka harus mengalah dan tinggal di desa yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya populasi di kawasan lahan basah. Hal ini tentu apabila tidak diiringi dengan aktivitas melestarikan lingkungan dapat mewujudkan potensi berbahaya untuk tempat sekitar. Sumber belajar yang paling dekat bagi anak-anak adalah tempat lingkungan mereka. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pelestarian lahan basah di SMPN 4 Tamban yang berada di area lahan basah maka diadakan sosialisasi mengenai lahan basah di sekolah tersebut melalui sisi ekologi. Banyak dari siswa masih belum mengetahui apa itu lahan basah meskipun telah mengetahui apa itu sawah, rawa-rawa, sungai dan berbagai macam wujud lahan basah lainnya. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya dapat memberikan pengetahuan, tetapi juga dapat mengembangkan karakter berupa memanfaatkan lahan basah dengan baik untuk menciptakan lingkungan yang aman untuk masa depan yang cerah. Adapun hasil dari pengabdian ini yaitu adanya peningkatan dari tiga aspek yaitu pengetahuan lahan basah, pengetahuan manfaat lahan basah, dan pengetahuan melindungi lahan basah oleh siswa setelah mengikuti kegiatan sosialisasi.</p>HalimahKhafidaturrafiahNoorhayatiRetno Fitri HandayaniSakdiatul RahmiAnna Nur FaidahSudirwo
Copyright (c) 2026 Halimah, Khafidaturrafiah, Noorhayati, Retno Fitri Handayani, Sakdiatul Rahmi, Anna Nur Faidah, Sudirwo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-242026-02-2442627610.54832/judimas.v4i2.505Asuhan Kebidanan pada Balita dengan Baby Gym untuk Meningkatkan Kesehatan di Desa Mangunweni Kecamatan Ayah
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/788
<p><em>Toddlers are a vulnerable age group to growth and developmental disorders; therefore, appropriate stimulation is needed to improve their health status. This community service activity aimed to improve toddlers’ health through midwifery care by implementing baby gym exercises. The methods used in this activity included health education, baby gym demonstrations, and direct practice assistance for mothers with toddlers. The targets of this activity were mothers and toddlers in Mangunweni Village, Ayah District. Evaluation was conducted through observation of maternal involvement, mothers’ ability to perform baby gym exercises, and toddlers’ responses before and after the intervention. The results showed an improvement in mothers’ knowledge and skills in independently performing baby gym exercises, as well as positive responses in toddlers, including increased physical activity, body flexibility, and comfort during stimulation. This activity also increased mothers’ awareness of the importance of early stimulation as part of midwifery care for toddlers. In conclusion, midwifery care for toddlers with the application of baby gym can be an effective effort to improve health and support toddlers’ growth and development.</em></p>KhulasohEni IndrayaniJuni Sofiana
Copyright (c) 2026 Khulasoh, Eni Indrayani, Juni Sofiana
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-02-242026-02-2442778810.54832/judimas.v4i2.788Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Melalui Edukasi ”Mengenal Infeksi Saluran Pernafasan Akut”
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/786
<p><em>ISPA is a group of diseases that causes the highest number of absenteeism when compared to other disease groups. The environment or residence is one of the factors that can influence the occurrence of ISPA. Environmental conditions that have poor levels of pollution and poor environmental sanitation can also be a cause of ISPA. Based on the results of interviews with PKK mothers in the Puri Brawijaya housing complex, the number of people affected by acute respiratory infections is quite high, especially toddlers, where this age is vulnerable to shortness of breath. Many factors trigger people to get ISPA. This community service aims to increase mothers' knowledge about the prevention and care of toddlers or children suffering from ISPA at home. The target of the activity was all PKK mothers in the Puri Brawijaya housing complex RT 04/RW 04, Kebalenan, Banyuwangi District, a total of 35 people. The method used was health education utilizing leaflets. The results of the activity showed that almost half of the participants had knowledge in the poor category, as many as 17 participants (46%). After the education, the majority of participants had knowledge in the good category, as many as 21 participants (57%). This activity showed an increase in mothers' knowledge about preventing and caring for toddlers/children with ARI by 11%.</em></p>Annisa Nur NazmiFransiska Erna DamayantiFajri Andi RahmawanHirdes Harlan YuantoAhmad Rosuli
Copyright (c) 2026 Annisa Nur Nazmi, Fransiska Erna Damayanti, Fajri Andi Rahmawan, Hirdes Harlan Yuanto, Ahmad Rosuli
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-012026-03-0142899710.54832/judimas.v4i2.786Edukasi Berbasis Poster Dan Aksi Bersih Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Toksikologi Lingkungan Pada Pengunjung Di Lapangan Ex MTQ Kota Kendari
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/529
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Data komposisi sampah berdasarkan sumber sampah rumah tangga di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Bantul diketahui 71,7% berasal dari sampah rumah tangga. Dalam aktivitas rumah tangga, banyak sampah yang menumpuk dan jarang dimanfaatkan kembali oleh rumah tangga. Program LOSIDA memiliki satu tujuan yaitu pemanfaatan sampah organik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan sampah di era darurat sampah Yogyakarta. Kondisi ini menjadi tantangan bagi warga Desa Jeblog untuk cerdas mengolah sampah organik. Metode yang digunakan adalah dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui praktik pembuatan Lodong Sisa Dapur (LOSIDA). Hasil dari sosialisasi ini warga Jeblog sangat antusias dalam mengolah sampah organik dengan metode LOSIDA, selain itu juga memberikan dampak, pengalaman dan wawasan yang positif bagi dusun Jeblog.</span></span></span></span></p>Siti Rabbani KarimunaMuliyatiSiti SelfiaSri AnawatiSiti SofiaAde Sri WahyuniRifdah Nabiilah HalikFitrawatiLisnawatiWa Ode MonangSitti NurhalizaAdrian Sarliani
Copyright (c) 2026 Siti Rabbani Karimuna, Muliyati, Siti Selfia, Sri Anawati, Siti Sofia, Ade Sri Wahyuni, Rifdah Nabiilah Halik, Fitrawati, Lisnawati, Wa Ode Monang, Sitti Nurhaliza, Adrian , Sarliani
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-302026-04-30429810610.54832/judimas.v4i2.529Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Remaja Terhadap Pentingnya Berperilaku Sehat dan Bertanggung Jawab di SMA Negeri 9 Kendari Tahun 2025
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/772
<p><strong><em>B</em></strong><strong><em>ackground</em></strong><em>:</em> <em>Early marriage remains a social issue that negatively affects adolescents’ health, education, and overall well-being. Limited understanding among adolescents regarding the risks of early marriage highlights the need for structured and targeted educational interventions within the school setting. </em><strong><em>Objective</em></strong><em>:</em> <em>This activity aimed to increase adolescents’ knowledge and awareness of the definition, causes, and impacts of early marriage, while encouraging students to prioritize education and psychological readiness before entering marriage. </em><strong><em>M</em></strong><strong><em>e</em></strong><strong><em>thods</em></strong><em>:</em> <em>This community service activity employed a descriptive design with an educational approach through interactive counseling on early marriage involving 35 twelfth-grade students at Kendari State High School 9. Data were collected through participatory observation and group discussions, and analyzed using descriptive qualitative methods. </em><strong><em>Re</em></strong><strong><em>s</em></strong><strong><em>u</em></strong><strong><em>lts</em></strong><em>:</em> <em>The findings showed that students participated enthusiastically, actively engaged in discussions, and demonstrated an improved understanding of the health, psychological, social, and educational impacts of early marriage. In addition, students exhibited increased awareness of the importance of adopting healthy and responsible attitudes toward reproductive health. </em><strong><em>C</em></strong><strong><em>onclusion</em></strong><em>:</em> <em>The socialization activity was effective in fostering critical attitudes and raising students’ awareness of the negative impacts of early marriage. Therefore, it has the potential to serve as a preventive effort to reduce child marriage and prevent the phenomenon of “children giving birth to children” in the school environment.</em></p>Sartiah YusranI Putu SudayasaArdiansyah Adi PutraCici Wulandari AsmunFadilatulsyamHerli AnitaIda Royani SampulawaIsnaeni SalamiyahLaode Muh. Al-Kasran Razak
Copyright (c) 2026 Sartiah Yusran, I Putu Sudayasa, Ardiansyah Adi Putra, Cici Wulandari Asmun, Fadilatulsyam, Herli Anita, Ida Royani Sampulawa, Isnaeni Salamiyah, Laode Muh. Al-Kasran Razak
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-134210711610.54832/judimas.v4i2.772Penanaman 100 Bibit Pohon dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan di Padukuhan Sundi Kidul, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/789
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penurunan kualitas lingkungan merupakan permasalahan yang memerlukan upaya penghijauan secara partisipatif. Oleh sebab itu dilaksanakan kegiatan penanaman 100 bibit pohon guna meningkatkan kualitas lingkungan. Kegiatan penanaman 100 bibit pohon dilaksanakan pada hari Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 13.00 WIB di Padukuhan Sundi Kidul dengan melibatkan 100 orang warga. Kegiatan ini difokuskan pada area sekitar rumah warga dan lingkungan padukuhan sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan secara langsung. Pelaksanaan dilakukan dengan metode praktik langsung, di mana warga berpartisipasi langsung dalam penanaman bibit pohon. Beberapa bibit juga ditanam di sekitar rumah Dukuh sebagai simbol komitmen penghijauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanaman pohon berpotensi memberikan manfaat jangka panjang, seperti peningkatan kualitas udara, penurunan suhu lingkungan, serta pencegahan erosi dan genangan air. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam merawat tanaman yang telah ditanam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dalam penghijauan permukiman dapat meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.</p> <p><strong><em>Kata Kunci: </em></strong><em>Penanaman pohon, kualitas lingkungan, bibit, pengabdian masyarakat</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>The decline in environmental quality is a problem that requires participatory reforestation efforts. Therefore, 100 tree seedlings were planted to improve environmental quality. The planting of 100 tree seedlings was carried out on Saturday, January 24, 2026, at 1:00 p.m. Western Indonesian Time in the village of Sundi Kidul, involving 100 residents. This activity focused on the area around residents' homes and the hamlet environment as an effort to directly improve environmental quality. The implementation was carried out using a hands-on method, where residents participated directly in planting tree seedlings. Several seedlings were also planted around the hamlet head's house as a symbol of commitment to reforestation. The results of the activity showed that tree planting has the potential to provide long-term benefits, such as improving air quality, reducing environmental temperatures, and preventing erosion and waterlogging. In addition, the active involvement of the community fostered a sense of ownership and responsibility in caring for the plants that had been planted. This activity showed that a participatory approach to greening settlements can increase environmental awareness while strengthening community solidarity.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Tree planting, environmental quality, seedlings, community service</em></p>Fadelia Sabrina Putri CantikaFitria WulandariAfifah AzzahraGhozy Mohammad Al-GhozalyNiesa Vega HermawanRofifah Zulfa AzizahSri Puji Ganefati
Copyright (c) 2026 Fadelia Sabrina Putri Cantika, Fitria Wulandari, Afifah Azzahra, Ghozy Mohammad Al-Ghozaly, Niesa Vega Hermawan, Rofifah Zulfa Azizah, Sri Puji Ganefati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-192026-05-194211712510.54832/judimas.v4i2.789Implementasi Program Literasi Berbasis Empat Keterampilan Berbahasa dalam Kompetisi Bahasa di MI dan MTs Al Azhar Pulau Sugara Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/827
<p>Program literasi berbasis empat keterampilan berbahasa dalam kompetisi bahasa diterapkan di MI dan MTs Al Azhar Pulau Sugara untuk mengatasi rendahnya minat baca dan kemampuan analitis siswa. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari empat tahapan utama: perencanaan, sosialisasi dan sosio-edukasi, pelaksanaan kompetisi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil program menunjukkan bahwa kompetisi bahasa ini efektif menjadi katalisator dalam menstimulasi minat siswa terhadap keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara komprehensif. Pendekatan ini berhasil meningkatkan kepercayaan diri siswa dengan memanfaatkan konten berbasis kearifan lokal serta menerapkan diferensiasi fokus antara jenjang MI dan MTs. Meskipun terdapat kendala keterbatasan bahan bacaan dan akses digital, madrasah berhasil mengatasinya melalui optimalisasi perpustakaan dan strategi guru sebagai <em>role model</em>. Secara keseluruhan, program ini berhasil mengubah budaya madrasah dari pasif-informatif menjadi aktif-literat. Program ini disarankan untuk dijadikan sebagai agenda rutin tahunan dalam kalender akademik madrasah.</p>Ridha NazharullahLisya Ramitha Putri
Copyright (c) 2026 Ridha Nazharullah, Lisya Ramitha Putri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-262026-05-264212614310.54832/judimas.v4i2.827Edukasi Remaja Dalam Menghadapi Masa Pubertas di SMP Negeri 14 Kendari
https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/judimas/article/view/773
<p><em>Adolescence is a transitional period marked by various physical and psychological changes. The increasing curiosity of adolescents regarding the changes occurring in their bodies encourages them to seek information about these changes. However, this condition may influence attitudes and lead to risky behaviors if adolescents receive inaccurate information about reproductive health. The purpose of this activity was to improve the knowledge, understanding, and positive attitudes of students at Junior High School 14 Kendari in facing puberty. The target of the counseling activity was students of Junior High School 14 Kendari, consisting of a combined group from grades VII, VIII, and IX, with a total of 40 students representing each class, where two students were selected from each class. The methods used in this health education activity included educational video screening, interactive presentations, discussions, and question and answer sessions. The evaluation was conducted qualitatively through observation and student responses during the activity. The students demonstrated an understanding of the basic concepts of puberty, physical and psychological changes, and the importance of maintaining personal hygiene and health. This was reflected in students’ statements such as “now I know that the changes in my body are normal” and “I am no longer embarrassed to ask questions about puberty.” In addition, increased student participation in discussions indicated improved self-confidence in facing puberty. The conclusion of this activity is that health education can enhance adolescents’ knowledge and self confidence related to puberty</em></p>Sartiah YusranI Putu SudayasaAisyah AminiArdiansyah MahliaAsdwiyenti Miftahulresty AksiAsharAyuningtyas MardhatillahDiva JaniantiHasnianti
Copyright (c) 2026 Sartiah Yusran, I Putu Sudayasa, Aisyah Amini, Ardiansyah Mahlia, Asdwiyenti Miftahulresty Aksi, Ashar, Ayuningtyas Mardhatillah, Diva Janianti, Hasnianti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-262026-05-264214415610.54832/judimas.v4i2.773