Optimalisasi Penyusunan LKPD Berbasis ReCLif MGMP IPA Kabupaten Mempawah
DOI:
https://doi.org/10.54832/judimas.v4i1.726Abstract
Guru IPA di Kabupaten Mempawah menghadapi kendala dalam merancang LKPD yang menumbuhkan keterampilan abad ke-21 dan relevan dengan konteks lokal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Biologi melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat yang berfokus pada optimalisasi penyusunan LKPD berbasis model pembelajaran ReCLif bagi 15 guru IPA melalui pelatihan lima hari. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, praktik terarah, penugasan penyusunan LKPD, serta sesi klinik berbasis umpan balik sejawat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru, ditunjukkan oleh 60% peserta yang mampu menyusun kerangka LKPD secara mandiri pada tahap awal dan meningkat menjadi 73,3% guru yang menghasilkan draft LKPD layak setelah proses revisi. Uji coba awal LKPD di tiga sekolah mitra memperlihatkan respons positif siswa, peningkatan partisipasi bertanya, dan kemampuan mengaitkan konsep IPA dengan fenomena nyata. Selain itu, 86,7% guru menyatakan sangat puas terhadap praktik penyusunan LKPD dan 80% merasa terbantu oleh pendampingan fasilitator. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain LKPD berbasis ReCLif sekaligus memperkuat komunitas profesional MGMP. Namun, pendampingan lanjutan dan replikasi praktik masih diperlukan untuk memperluas dampak pembelajaran di daerah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Handi Darmawan, Eka Trisianawati, Mustika Sari, Nawawi, Herditiya Herditiya, Tesa Manisa, Novi Nurmayanti, Ninda Permasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






