Optimalisasi Pemanfaatan Garam Beryodium melalui Edukasi Visual sebagai Upaya Pencegahan Hipertensi di Desa Mata Lamokula
DOI:
https://doi.org/10.54832/judimas.v4i2.777Keywords:
edukasi visual, garam beryodium, hipertensi, pengabdian masyarakat, promosi kesehatanAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Desa Mata Lamokula, Kecamatan Moramo Utara, yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pola makan, termasuk konsumsi garam. Hasil analisis prioritas masalah menggunakan metode USG menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pola makan merupakan akar masalah tertinggi terkait hipertensi. Salah satu faktor yang berkontribusi adalah penggunaan dan pemanfaatan garam beryodium yang belum sesuai, baik dari sisi cara penggunaan maupun pemahaman manfaatnya. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan garam beryodium melalui edukasi visual berupa pemasangan poster di Balai Desa Mata Lamokula. Metode yang digunakan adalah promosi kesehatan berbasis komunitas dengan pendekatan pemberdayaan dan media visual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media poster menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterpaparan informasi tentang manfaat, cara penggunaan, serta risiko kelebihan dan kekurangan yodium. Kegiatan ini mendukung upaya pencegahan hipertensi berbasis perubahan perilaku dan lingkungan informasi kesehatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rastika Dwiyanti Liaran, Agnes Mersatika Hartoyo, Jusniar Rusliafa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






