Edukasi Kesehatan Dampak Pernikahan Usia Anak Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja
DOI:
https://doi.org/10.54832/judimas.v5i1.875Keywords:
Bahaya Medis, Edukasi Kesehatan, Pernikahan Dini, RemajaAbstract
Pernikahan usia remaja atau pernikahan dini masih menjadi fenomena sosial dan kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah Lombok Timur. Ketidaksiapan secara biologis dan psikologis pada usia remaja berisiko meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada ibu dan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai berbagai risiko serta bahaya medis akibat pernikahan di usia dini melalui pendekatan promotif dan edukatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi menggunakan media leaflet dan banner, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 20 remaja di Desa Suela, Kecamatan Suela, Lombok Timur, yang dilaksanakan pada 31 Mei 2026. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana sebelum sosialisasi mayoritas peserta memiliki pengetahuan dalam kategori kurang (60%), namun setelah intervensi, seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan baik. Edukasi kesehatan reproduksi yang terstruktur dan berkelanjutan efektif sebagai langkah preventif dalam menekan angka pernikahan usia dini serta meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi remaja
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dzuriatul Hidiani, Baiq Disnalia Siswari, Chandra Juita Paria Dinasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









