Hubungan Frekuensi, Ketepatan ANC, dan Lama Waktu Istirahat dengan Kejadian Preeklampsia

Authors

  • Fajar Tri Utami Prodi Sarjana Kebidanan, STIKES Estu Utomo, Boyolali, Jawa Tengah
  • Sri Handayani Prodi Sarjana Kebidanan, STIKES Estu Utomo, Boyolali, Jawa Tengah
  • Titik Wijayanti Prodi Sarjana Kebidanan, STIKES Estu Utomo, Boyolali, Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.54832/wombmidj.v5i1.832

Keywords:

Frekuensi ANC, ketepatan ANC, lama waktu istirahat, preeklamsia

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu gangguan hipertensi dalam kehamilan yang muncul setelah usia gestasi 20 minggu dengan karakteristik utama berupa hipertensi dan proteinuria yang berisiko tinggi memicu eklampsia serta komplikasi janin seperti prematuritas. Preeklampsia pada ibu hamil dapat dilakukan upaya preventif salah satunya melalui ketepatan dalam melakukan ANC. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya hubungan antara frekuensi, ketepatan ANC dan lama waktu istirahat dengan kejadian preeklampsia Januari hingga Maret 2026. Metode analisis data menggunakan uji chi square, sampel menggunakan rumus tekhnik proportional cluster sampling berjumlah 202 responden, penelitian dilakukan di Kabupaten Boyolali, alat ukur yang digunakan adalah buku KIA. Hasil penelitian ini menunjukkan frekuensi ANC selama kehamilan dengan kejadian preeklampsia dengan nilai ρ value 0,003. Pada ketepatan ANC dengan kejadian preeklampsia dengan nilai ρ value 0,004 dan pada lama waktu istirahat dengan kejadian preeklampsia dengan nilai ρ value 0,03. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi, ketepatan ANC dan lama waktu istirahat. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi pentingnya ANC untuk mencegah terjadinya preeklampsia.

References

WHO. World Health Organization. (2023). Global anaemia estimates, 2021 edition. WHO. 2023.

Magee, L. A., & von Dadelszen P. State-of-the-Art Diagnosis and Management of Hypertensive Disorders of Pregnancy. Int J Gynecol Obstet. 2022;152 (3):320–33.

Rohaeni, E., & Simanjuntak HH. Prevalensi preeklampsia dan faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin. Heal Sci Journa [Internet]. 2024; Available from: https://doi.org/10.24269/hsj.v8i1.2590

(ACOG AC of O and G. Prevention of Preeclampsia. ACOG Pract Bull No 222 Obstet Gynecol.

Pratama, A., & Sari RK. Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur, dan Kepatuhan Antenatal Care dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil. SENTRI J Ris Ilm [Internet]. 2023;2 (5):1542–55. Available from: https://doi.org/10.55681/sentri.v2i5.912

Rizki, N., Arifin, Z., & Nurmayani W. Pencegahan preeklampsia pada ibu hamil di Kelurahan Jempong Baru Kota Mataram. J Kesehat Trop Indones [Internet]. 2024;2 (3). Available from: https://doi.org/10.63265/jkti.v2i3.92

Saraswati, D., & Lestari P. Analisis Kepatuhan Antenatal Care (ANC) Terhadap Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil. J Ilm Kesehat Kebidanan, [Internet]. 2025;14 (1):45–8. Available from: https://doi.org/10.xxxx/jukk.v14i1.xxx

Fitriani, N., & Rosdiana D. Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas: Fokus pada Durasi Istirahat dan Riwayat Hipertensi. J Kesehat Andalas [Internet]. 2023;12 (1):88–96. Available from: http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka

Arnani A. Hubungan Riwayat Hipertensi, Obesitas Dan Frekuensi Antenatal Care Dengan Kejadian Preeklampsia. J ’Aisyiyah Med. 2022;7.

Ajijah N. Hubungan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian Preeklampsia di WIlayah Kerja Puskesmas Mayang Kabupaten Jember. Innov J Sos Sci Res. 2024;

Nawangsari, H., Munawarah, R., & Syaripah R. Risk factors for preeclampsia. Green Heal Int J Heal Sci Nurs Nutr. 2025;2 (3).

Anggraini S. Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur Dan Kepatuhan ANC Dengan Preeklampsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Toboali Bangka Selatan Tahun 2022. SENTRI J Ris Ilm. 2023;6.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka cipta.

Cappuccio, F. P., et al. (2021). Sleep duration and risk of hypertension in pregnancy: A systematic review and meta-analysis. Sleep Medicine Reviews, 58, 101456. https://doi.org/10.1016/j.smrv.2021.101456

Dewi, N. C., Abdiana , A. ., & Fitrayeni , F. (2023). Faktors Associated With The Incidence Of Preeclampsia In Pregnant Women At Rsup. Dr. M. Djamil Padang In 2022. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 7(4), 356–362.

https://doi.org/10.20473/imhsj.v7i4.2023.356-362

Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali (2025). Laporan Kematian Ibu dan Pelayanan ANC Tahun 2024.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024: Tren Angka Kematian Ibu dan Pelayanan Antenatal Care. Semarang: Dinkes Jateng.

Ekki Pirmansyah, & Berawi, K. N. (2023). Factors Associated With The Incidence Of Preeclampsia In Pregnant Women: Literature Review. Medical Profession Journal of Lampung, 13(4), 575-577.

https://doi.org/10.53089/medula.v13i4.757

Ersa, M., Khairunnisa, N., & Arifin, V. N. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Journal of Language and Health, 6(3), 243–250.

http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH

Fatharani, A., Wulandari, R., & Sari, M. (2025). Factors affecting pregnant women’s knowledge level of preeclampsia screening. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 9(1), 45–53

Fazona, R. (2023, Juli 28). Kenali tanda bahaya preeklampsia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://yankes.kemkes.go.id

Fitriani, N., & Rosdiana, D. (2023). Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas: Fokus pada Durasi Istirahat dan Riwayat Hipertensi. Jurnal Kesehatan Andalas, 12(1), 88-96.

http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka

Handayani. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu

Harris, K., Xu, L., Woodward, M., De Kat, A., Zhou, X., Shang, J., Hirst, J. E., Henry, A., & INTERBIO-21st CONSORTIUM (2024). Early pregnancy maternal blood pressure and risk of preeclampsia: Does the association differ by parity? Evidence from 14,086 women across 7 countries. Pregnancy hypertension, 37, 101136. https://doi.org/10.1016/j.preghy.2024.101136

Hartono, E. (2022). Hubungan Usia Ibu Dan Paritas Terhadap Preeklampsia Berat Studi Observasional Analitik pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Magee, L. A., & von Dadelszen, P. (2022). State-of-the-Art Diagnosis and Management of Hypertensive Disorders of Pregnancy. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 152(3), 320-333. https://doi.org/10.1002/ijgo.14012

Maryunani, A., & Puspita, E. (2021). Asuhan Kegawatdaruratan Maternal & Neonatal (T. Ismail (ed.)). CV. Trans Info Media.

Muhibuddin, N., Yunita, A., Ekasari, D., Maula, L. N. M., & Susanti, E. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Anc Dengan Frekuensi Kunjungan ANC: The Relationship Between Knowledge and Attitudes of Pregnant Women About Antenatal Care with Frequency of Antenatal Care Visit. ASSYIFA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 76-82.

National Sleep Foundation. (2020). Sleep Duration Recommendations for Pregnant Women. Washington, DC: National Sleep Foundation.

Nawangsari, H., Munawarah, R., & Syaripah, R. (2025). Risk factors for preeclampsia. Green Health: International Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition, 2(3). https://doi.org/10.70062/greenhealth.v2i3.204

Notoatmodjo, S. (2018). Metodeologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles