Dari Kelas ke Industri: Analisis Kebutuhan ESP Bidang Pariwisata untuk Meningkatkan Kompetensi dan Daya Saing Siswa SMK Di Denpasar
DOI:
https://doi.org/10.54832/jupe2.v5i1.943Keywords:
English for Specific Purposes, needs analysis, SMK pariwisata, kompetensi komunikasi, kesiapan kerjaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara pembelajaran bahasa Inggris di SMK bidang pariwisata yang masih berorientasi pada general English dan kebutuhan komunikasi profesional di industri pariwisata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran English for Specific Purposes (ESP) siswa SMK bidang pariwisata di Kota Denpasar serta merumuskan rekomendasi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan industri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan siswa, guru bahasa Inggris, dan praktisi industri pariwisata. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi yang paling dibutuhkan meliputi speaking dan listening, hospitality vocabulary, ungkapan profesional, komunikasi spontan, complaint handling, problem solving, dan komunikasi lintas budaya. Kesenjangan ditemukan pada kosakata profesional, pronunciation, pemahaman berbagai aksen, kelancaran, komunikasi spontan, dan kepercayaan diri. Implikasinya, pembelajaran ESP perlu diarahkan pada kebutuhan industri melalui bahan ajar autentik, role play, simulasi, teknologi digital dan AI, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, pembelajaran ESP yang berbasis needs analysis dapat menjadi dasar penguatan kompetensi komunikasi profesional dan kesiapan kerja siswa SMK pariwisata.






